Category: Uncategorized

  • SastraSetara: Ketika Semua Suara Layak Didengar

    SastraSetara: Ketika Semua Suara Layak Didengar

    Di dunia yang sering membagi manusia menjadi yang “penting” dan yang “tak terdengar”,

    sastra datang membawa satu pesan sederhana: setiap suara berarti.

    Sastra tidak memilih siapa yang layak bercerita.

    Ia memberi ruang bagi yang kuat dan yang rapuh,

    yang lantang dan yang sunyi,

    yang berada di pusat panggung maupun di sudut ruangan.

    Di dalam cerita, semua manusia setara.

    Itulah keindahan sastra.

    Ia tidak menanyakan latar belakangmu sebelum membuka pintu.

    Ia tidak meminta pencapaian untuk memberi tempat.

    Ia hanya bertanya: apa yang ingin kamu ceritakan?

    SastraSetara, pada akhirnya, bukan sekadar nama.

    Ia adalah sikap.

    Bahwa pengalaman siapa pun — sekecil apa pun —

    memiliki hak untuk ditulis, dibaca, dan dimaknai.

    Ketika kita membaca kisah orang lain,

    kita belajar bahwa dunia tidak hanya berisi versi kita sendiri.

    Ada begitu banyak cara merasa,

    begitu banyak cara mencinta,

    begitu banyak cara bertahan hidup.

    Dan melalui sastra, kita berjalan di antaranya

    dengan lebih pelan, lebih peka, lebih manusiawi.

    Di ruang ini,

    tak ada suara yang terlalu kecil,

    tak ada cerita yang terlalu sederhana.

    Karena dalam sastra,

    kita setara.

    Di ruang kesetaraan, Bandung akhir tahun 2025.